Air yang sangat bening, seperti mata air, secara teoritis bisa punya visibility ( jarak pandang ) sekitar 80 meter horisontal. Maka jika di kolam renang yang panjangnya 25 meter dan anda tidak bisa melihat detail dari keramik atau natnya dari ujung ke ujung saat matahari terik, artinya kolam ini keruh. Jika di kolam hanya sepanjang 12 - 15 meter dan juga tetap tidak nampak detail keramik dan natnya dari ujung ke ujung kolam pada matahari terik, ini artinya sistim filtrasinya di bawah standar atau kolam terlalu banyak penggunanya, atau dua-duanya sekaligus. Jika dasar kolam yang hanya 4-5 meter dan tetap tidak nampak oleh mata sambungan keramiknya, ini sudah parah. Keruh tidak mutlak berarti air tidak higenis tetapi resiko lebih tinggi. Ini indikasi sistim filtrasi dan sanitasi tidak memadai dan water balance nya tidak baik. Maukah anda membasuh mulut anda dengan tissue putih tetapi tissuenya sudah tidak putih bersih ?
Air bening adalah hasil dari kemampuan sistim filtrasi yang memadai. Air higenis adalah hasil dari sanitasi dan filtrasi yang baik, tidak bisa dihasilkan tanpa 2 keadaan pendukung ini.
Sistim filtrasi ada beberapa macam dan yang paling umum dan bandel adalah filter pasir, dan rumah filternya pasti bulat. Cuma sayang filter tipe pasir hanya bisa menjebak kotoran terkecilnya sekitar 75 - 100 micron. 1 micron ( micro meter ) adalah 1/1000 millimeter. Rambut atau bulu manusia berukuran 17 - 181 micron tergantung umur manusianya dan warna rambutnya.
Benda terkecil yang bisa dilihat oleh mata manusia adalah 50 micron. Asap rokok bisa di lihat oleh manusia walaupun cuma berukuran 0.01 – 1 micron karena jumlahnya banyak dan cahaya ter refraksi dan terpantul oleh asap. Efek seperti ini sangat dipahami oleh fotografer bawah air, nama nya “backscatter”. Maka partikel halus di air kolam yang walaupun tidak nampak mata, dalam jumlah besar akan membuat air kolam tetap keruh sebab visibility air akan berkurang. Ingat, mata melihat sesuatu objek karena cahaya memantul dari objek itu ke mata kita dan jadi lah sebuah gambaran, bukan kekuatan “melihat” kita bagaikan sinar X-Ray menyinarkan objek tersebut.
